pengertian komunikasi

nie tugas komunikasi sosial makalah 2
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Dalam kehidupannya, manusia senantiasa terlibat dalam aktivitas komunikasi. Manusia mungkin akan mati, atau setidaknya sengsara manakala dikucilkan sama sekali sehingga ia tidak bisa melakukan komunikasi dengan dunia sekelilingnya. Oleh sebab itu komunikasi merupakan tindakan manusia yang lahir dengan penuh kesadaran, bahkan secara aktif manusia sengaja melahirkannya karena ada maksud atau tujuan tertentu.
Memang apabila manusia dibandingkan dengan mahluk hidup lainnya seperti hewan, ia tidak akan hidup sendiri. Seekor anak ayam, walaupun tanpa induk, mampu mencari makan sendiri. Manusia tanpa manusia lainnya pasti akan mati. Manusia tidak dikaruniai Tuhan dengan alat-alat fisik yang cukup untuk hidup sendiri karena manusia adalah mahluk sosial.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka masalah dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. Apa Pengertian Komunikasi ?
2. Apa Model – model Komunikasi ?
3. Apa Pengertian Komunikasi Sosial ?
4. Apa Perbedaan Komunikasi Sosial dengan Ilmu Komunikasi ?

C. Tujuan
Tujuan dari disusunnya makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Mengerti Pengertian Komunikasi.
2. Mengerti Model – model Komunikasi.
3. Mengerti Pengertian Komunikasi Sosial.
4. Mengerti Perbedaan Komunikasi Sosial dengan Ilmu Komunikasi.

D. Manfaat Penulisan Makalah
Manfaat dari disusunnya makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Mengetahui Pengertian Komunikasi.
2. Mengetahui Model – model Komunikasi.
3. Mengetahui Pengertian Komunikasi Sosial.
4. Mengetahui Perbedaan Komunikasi Sosial dengan Ilmu Komunikasi.

BAB II
LANDASAN TEORI

A. Pengertian Komunikasi
1. Prof. Dr. Dedi Mulyana
Komunikasi adalah panasea universal ( komunikasi bukan obat ajaib untuk mengatasi semua persoalan masyarakat. Komunikasi sekedar alat untuk mencapai tujuan mulia ataupun tujuan jahat ). Keterampilan berkomunikasi adalah bakat, sifat bawaan, bukan diperoleh karena usaha atau pendidikan. Dalam penyampaian atau penerimaan informasi ada dua pihak yang terlibat yaitu :
a. Komunikator : Orang atau kelompok orang yang menyampaikan informasi atau pesan.
b. Komunikan : orang atau kelompok orang yang menerima pesan.
Komunikasi berperan penting bagi kehidupan manusia, karena manusia itu sendiri dikenal sebagai makhluk sosial. Setiap saat pasti manusia di dunia ini melakukan komunikasi, baik itu komunikasi verbal maupun komunikasi non verbal.
2. William C. Rivers
Komunikasi adalah realita pokok kehidupan manusia ( a central fack of human existence ) .

3. Prof. Dr. H. Enceng Mulyana
Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari suatu sumber kepada satu atau lebih penerima dengan maksud untuk mengubah perilaku dengan menggunakan kata – kata atau lambing yang kuat.

4. Carl I. Hovland
Komunikasi adalah proses yang memungkinkan seseorang ( komunikator ) menyampaikan rangsangan ( biasanya lambang – lambang verbal ) untuk mengubah perilaku orang lain ( komunikate ).

5. Rene Spitz
Komunikasi adalah jembatan antara bagian luar dan bagian dalam kepribadian. Itulah mengapa kita selalu membutuhkan orang lain, bukan saja karena kita tidak dapat lepas dari lingkungan, tetapi kehadiran orang lain akan memperkuat kodrat berkomunikasi kita.

B. Model – model Komunikasi
1. Model Komunikasi Linear
Model komunikasi ini dikemukakan oleh Claude Shannon dan Warren Weaver pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical of Communication. Mereka mendeskripsikan komunikasi sebagai proses linear karena tertarik pada teknologi radio dan telepon dan ingin mengembangkan suatu model yang dapat menjelaskan bagaimana informasi melewati berbagai saluran (channel). Hasilnya adalah konseptualisasi dari komunikasi linear (linear communication model).
Pendekatan ini terdiri atas beberapa elemen kunci:
a. sumber (source)
b. pesan (message) dan penerima (receiver).
Model linear berasumsi bahwa seseorang hanyalah pengirim atau penerima. Tentu saja hal ini merupakan pandangan yang sangat sempit terhadap partisipan-partisipan dalam proses komunikasi.

2. Model Komunikasi Interaksional
Model interaksional dikembangkan oleh Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang menekankan pada proses komunikasi dua arah di antara para komunikator. Dengan kata lain, komunikasi berlangsung dua arah: dari pengirim dan kepada penerima dan dari penerima kepada pengirim. Proses melingkar ini menunjukkan bahwa komunikasi selalu berlangsung. Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya melalui interaksi sosial, tepatnya melalui pengambilan peran orang lain. Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima mempunyai kedudukan yang sederajat. Satu elemen yang penting bagi model interkasional adalah umpan balik (feedback), atau tanggapan terhadap suatu pesan.
3. Model Komunikasi Transaksional
Model komunikasi transaksional dikembangkan oleh Barnlund pada tahun 1970. Model ini menggaris bawahi pengiriman dan penerimaan pesan yang berlangsung secara terus-menerus dalam sebuah episode komunikasi. Komunikasi bersifat transaksional adalah proses kooperatif: pengirim dan penerima sama-sama bertanggungjawab terhadap dampak dan efektivitas komunikasi yang terjadi. Model transaksional berasumsi bahwa saat kita terus-menerus mengirimkan dan menerima pesan, kita berurusan baik dengan elemen verbal dan nonverbal. Dengan kata lain, peserta komunikasi (komunikator) melalukan proses negosiasi makna.

C. Pengertian Komunikasi Sosial
Menurut Prof. Dr. Dedi Mulyana ( 2007 : 6 ), Komunikasi sosial adalah Kegiatan komunikasi yang diaarahkan pada pencapaian suatu situasi integrasi sosial. Komunikasi sosial juga merupakan suatu proses pengaruh-mempengaruhi mencapai keterkaitan sosial yang dicita-citakan antar individu yang ada di masyarakat. Komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri kita, aktualisasi diri, kelangsungan hidup, memperoleh kebahagian, terhindar dari tekanan dan ketegangan (lewat komunikasi yang bersifat menghibur) dan mempunyai hubungan dengan orang lain.

BAB III
PEMBAHASAN
A. Pengertian Komunikasi
Menurut saya, komunikasi adalah alat kita untuk berinteraksi dengan orang lain, baik secara verbal maupun nonverbal. Komunikasi yang bersifat verbal adalah komunikasi yang terucap dan tertulis.
Komunikasi yang bersifat nonverbal adalah komunikasi yang biasanya digunakan untuk melukiskan semua di luar kata – kata terucap dan tertulis. Pada saat yang sama kita harus menyadari bahwa banyak peristiwa dan perilaku nonverbal ini ditafsirkan melalui simbol – simbol verbal. Dalam pengertian ini, peristiwa dan perilaku nonverbal itu tidak sungguh – sungguh bersifat nonverbal.

B. Model – model Komunikasi
1. Model Komunikasi Linear
Menurut saya, komunikasi linear adalah komunikasi sebagai tindakan satu arah. Dedy Mulyana ( 2007 : 67 ), komunikasi satu arah adalah komunikasi yang mengisyaratkan penyampaian pesan searah dari seseorang ( atau suatu lembaga ) kepada seseorang ( sekelompok orang ) lainnya, baik secara langsung ( tatap – muka ) ataupun melalui media, seperti surat kabar.

2. Model Komunikasi Interaksional
Menurut saya, komunikasi interaksional adalah komunikasi dua arah, yang melibatkan pengirim kepada penerima dan penerima kepada pengirim.
Dedy Mulyana ( 2007 : 72 ), komunikasi sebagai interaksi menyetarakan komunikasi dengan proses sebab – akibat atau aksi – reaksi, yang arahnya bergantian.

3. Model Komunikasi Transaksional
Menurut saya, komunikasi transaksional adalah komunikasi yang melakukan tindakan mengirim pesan dan menerima pesan, secara tidak langsung ini merupakan model komunikasi nonverbal.
Dedy Mulyana ( 2007 : 74 ), komunikasi ini adalah proses personal karena makna atau pemahaman yang kita peroleh pada dasarnyabersifat pribadi.

C. Pengertian Komunikasi Sosial
Menurut saya, komunikasi sosial adalah kegiatan komunikasi yang diaarahkan pada pencapaian suatu situasi integrasi sosial. Orang yang tidak pernah komunikasi dengan manusia bisa dipastikan akan “ tersesat “, karena ia tidak sempat menata dirinya dalam suatu lingkungan social. Komunikasilah yang memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakannya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apa pun yang ia hadapi.

D. Analisis
Perbedaan Komunikasi Sosial dengan Ilmu Komunikasi :

a. Komunikasi sosial adalah Kegiatan komunikasi yang diaarahkan pada pencapaian suatu situasi integrasi sosial.
b. Ilmu Komunikasi adalah proses pengiriman dan penerimaan informasi atau pesan antara dua orang atau lebih dengan cara yang efektif, sehingga pesan yang dimaksud dapat dimengerti.

BAB IV
PENUTUP

A. Simpulan
Dapatkah kita tidak berkomunikasi? itu sebuah kekeliruan besar ketika kita berpikir bahwa kita bisa hidup tanpa berkomunikasi. Kita tidak bisa hidup tanpa berkomunikasi. Kepada siapapun, apapun, kapanpun, dan bagaimanapun. Komunikasi menjadi semakin penting ketika kita dihadapkan pada sekitar kita. Komunikasi sosial adalah Kegiatan komunikasi yang diaarahkan pada pencapaian suatu situasi integrasi sosial. Menurut Rene Spitz, komunikasi adalah jembatan antara bagian luar dan bagian dalam kepribadian. Itulah mengapa kita selalu membutuhkan orang lain, bukan saja karena kita tidak dapat lepas dari lingkungan, tetapi kehadiran orang lain akan memperkuat kodrat berkomunikasi kita.
Melalui komunikasi dengan orang lain, kita dapat memenuhi kebutuhan emosional dan intelektual kita, dengan memupuk hubungan yang hangat dengan orang-orang di sekitar kita. Komunikasi sosial menandakan bahwa komunikasi dilakukan untuk pemenuhan diri, untuk merasa terhibur, nyaman dan tenteram dengan diri sendiri dan juga orang lain.
Deddy Mulyana dalam bukunya Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar mengatakan bahwa fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi penting untuk membangun konsep diri kita, aktualisasi diri, untuk kelangsungan hidup, untuk memperoleh kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan ketegangan, antara lain lewat komunikasi yang menghibur dan memupuk hubungan dengan orang lain.

B. Saran

Dalam makalah ini pasti masih banyak kekurangan, untuk itu bagi anda yang ingin menggali lebih jauh tentang definisi komunikasi dan komunikasi sosial secara lebih jelas dan lebih luas, kiranya dapat membuat suatu kajian yang lebih baik lagi dari makalah ini dengan sumber inspirasi yang jauh lebih banyak dan lebih baik lagi. Semoga makalah ini bermanfaat.

DAFTAR PUSTAKA

Dedy Mulyana, Prof., Dr., M.A., Ph.D.. (2007). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar
Bandung: Remaja Rosdakarya
Mulyana Enceng, Prof., Dr., H., M.Pd..( 2008). Pengantar Komunikasi
Bandung
Wikipedia. “Model – model Komunikasi”. [Online]. Tersedia : http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi#Model-model_komunikasi . Yang direkam pada 11 Oktober 2011 . [16 Oktober 2011].
Senaru. “ Komunikasi Dalam Lintas Sejarah “. [Online]. Tersedia : http://senaru.wordpress.com/2009/06/07/ilmu-komunikasi/ . Yang direkam pada 11 Oktober 2011 . [16 Oktober 2011]

By alvitarita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s